Show simple item record

dc.contributor.authorRahayu, Dwi
dc.date.accessioned2021-08-02T06:58:09Z
dc.date.available2021-08-02T06:58:09Z
dc.date.issued2020-08-06
dc.identifier.urihttp://repository.polbangtan-bogor.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/54
dc.description.abstractProduktivitas padi sawah di Kecamatan Jamanis masih dikatakan rendah tercatat rata-rata produktivitas sebesar 56 Kw/Ha, berada di bawah rata-rata produktivitas Kabupaten Tasikmalaya yaitu sebesar 67,85 Kw/Ha. Berdasarkan Rencana Kerja Tahunan Penyuluh (RKTP) dan wawancara mendalam dengan penyuluh setempat salah satu penyebab produktivitas tanaman padi rendah diakibatkan pemupukan yang belum berimbang. Tujuan dari kajian ini adalah untuk menganalisis tingkat partisipasi anggota kelompoktani terhadap penerapan pemupukan berimbang padi sawah (Oryza sativa. L), menganalisis tingkat persepsi petani terhadap penerapan pemupukan berimbang padi sawah (Oryza sativa. L), dan menganalisis hubungan partisipasi dan persepsi anggota kelompoktani terhadap penerapan pemupukan berimbang padi sawah (Oryza sativa. L). Pelaksanaan Karya Ilmiah Penugasan Akhir (KIPA) dilaksanakan pada tanggal 02 April sampai dengan 30 Juni 2018, bertempat di Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. Jenis data terdiri dari data sekunder (BP3K Kecamatan Jamanis, Dinas Pertanian, BPS, STPP Bogor, Kantor Desa Karangmulya dan Geresik) dan data primer dengan teknik wawancara terstruktur (tatap muka dan tanya jawab) langsung dengan responden berpedoman pada kesioner yang telah disiapkan. Populasi dalam kajian ini berjumlah 403 orang dimana semuanya telah melaksanakan SL-PTT padi sawah. Sampel berjumlah 80 orang dengan teknik penentuan sampel dilakukan secara Sampling Purposive melalui tiga tahap (three stage sampling). Data dianalisis secara deskriptif dan korelasi spearman rank. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi anggota kelompoktani terhadap penerapan pemupukan berimbang padi sawah termasuk dalam kategori sedang. Tingkat persepsi anggota kelompoktani terhadap penerapan pemupukan berimbang padi sawah termasuk dalam kategori setuju. Hubungan antara partisipasi dan persepsi anggota kelompoktani sangat erat dengan nilai korelasi sebesar 0,864. Produktivitas padi di Kecamatan Jamanis dapat ditingkatkan melalui persepsi dan partisipasi petani terhadap penerapan pemupukan berimbang. Materi kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan disusun berdasarkan hasil olah data yang telah dikumpulkan di lapangan dan berdasarkan permasalahan di lapangan. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2018 sampai dengan 30 Mei 2018 di Kelompoktani Ciakar, Argasari, dan Bina Cipta Mandiri. Materi yang disampaikan adalah “Pemupukan berimbang tanaman padi sawah dan penggunaan alat bantu (Bagan Warna Daun) untuk menentukan kebutuhan pemupukan pada tanaman padi sawah. Metode pendekatan kelompok yang digunakan yaitu ceramah, diskusi dan demonstrasi cara dengan bantuan media berupa peta singkap, power point, dan folder.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherPOLBANGTAN Bogoren_US
dc.subjectPadi Sawahen_US
dc.subjectPartisipasien_US
dc.subjectPemupukan Berimbangen_US
dc.subjectPersepsi Petanien_US
dc.titlePARTISIPASI DAN PERSEPSI ANGGOTA KELOMPOKTANI TERHADAP PENERAPAN PEMUPUKAN BERIMBANG PADI SAWAH (Oryza sativa L.) DI KECAMATAN JAMANIS KABUPATEN TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARATen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

  • D-IV
    Kumpulan Tugas Akhir Mahasiswa Diploma IV Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor Jurusan Pertanian

Show simple item record