Show simple item record

dc.contributor.authorRahayu, Novia Permatasari
dc.date.accessioned2021-08-12T02:10:36Z
dc.date.available2021-08-12T02:10:36Z
dc.date.issued2019-08-03
dc.identifier.urihttp://repository.polbangtan-bogor.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/133
dc.description.abstractBerdasarkan data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat (BPS, 2018) luas areal tanam cabai di Kabupaten Garut mencapai 3084 hektar. Salah satu kendala yang sering dihadapi dalam upaya peningkatan produksi cabai di Kabupaten Garut khusunya di Kecamatan Karangpawitan yaitu kehilangan hasil yang tinggi karena serangan hama penyakit di pertanaman. Berdasarkan Programa Kecamatan Karangpawitan (2018) penerapan teknologi pengendalian hama dan penyakit cabai oleh petani di Kecamatan Karangpawitan baru mencapai rata-rata 54,5% dari teknologi anjuran. Pengkajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat adopsi petani dalam PHT cabai, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani, meningkatkan adopsi petani dalam PHT cabai melalui petak percontohan dan merumuskan strategi penyuluhan untuk meningkatkan adopsi petani dalam PHT cabai. Pengkajian dilaksanakan pada tanggal 22 April – 26 Juli di Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Kegiatan pengambilan populasi dan sampel dilaksanakan dengan cara purposive atau dengan sengaja dan diseleksi dengan metode slovin. Sehingga terpilih sebanyak 62 orang dari ketiga desa yaitu Desa Sindanglaya, Mekarsari dan Jatisari. Indikator yang diamati dalam tingkat adopsi petani yaitu prilaku petani yang meliputi pengetahuan, sikap dan keterampilan. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi adopsi antara lain umur, lama pendidikan, alam berusaha tani, pengalaman pelatihan, ketersediaan informasi, ketersediaan sarana dan parasarana, dukungan kelembagaan petani, dukungan pemerintah, kegiatan penyuluhan (Pratiwi dkk, 2018). Kegiatan petak percontohan yang dilaksanakan dengan membedakan perlakuan yaitu dengan perlakuan menggunakan PHT dan tanpa menggunakan PHT. Selanjutnya petak percontohan diamati untuk mengetahui perbedaan perlakuan yang digunakan. Pengamatan tersebut meliputi tinggi tanaman, jumlah bunga, jumlah hama dan jumlah penyakit. Analisis data yang digunakan untuk mendeskrisikan tingkat adopsi petani dalam PHT cabai menggunakan analisis deskriptif dengan rentang nilai. Untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengerauh terhadap adopsi petani dilakukan dengan menggunakan menggunakan statistik Regresi Linear Berganda. Analisis yang digunakan untuk meningkatkan adopsi petani dalam PHT cabai melalui petak percontohan yaitu dengan Uji Paired Sample T untuk menganalisis keterampilan petani.Sedangkan untuk menganalisis hasil pengamatan tanaman dilakukan dengan analisis Uji T Independet Sample. Analisis yang digunakan untuk merumuskan strategi penyuluhan dilakukan dengan analisis deksriptif. Tingkat adopsi petani dalam PHT di Kecamatan Karangpawitan masuk dalam kategori rendah dengan persentase sebesar 56,46%. Berdasarkan hasil analisis, faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani dalam PHT cabai di Kecamatan Karangpawitan diketahui bahwa nilai sig. adalah sebesar 0,000 (<0,05) maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan uji f dapat disimpulkan bahwa kedelapan indikator yang digunakan secara keseluruhan dapat memberikan pengaruh yang signifikan. Faktor-faktor yang dianalisis secara bersama-sama memberikan pengaruh terhadap tingkat keberdayaan petani dalam PHT cabai merah sebesar 73,0% (Adjust R square 0,730). Sedangkan sisanya (yaitu 27% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak terdapat pada model pengkajian. Berdasarkan hasil analisis dengan adanya kegiatan petak percontohan budidaya cabai dengan menggunakan sistem PHT dapat meningkatkan keterampilan petani cabai di Kecamatan Karangpawitan dengan nilai siginifikansi yang didapatkan adalah sebesar 0,000. Pengukuran tanaman antara petak PHT dengan petak Non PHt didapatkan bahwa indikator jumlah hama memiliki perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan tinggi tanaman, jumlah bunga dan jumlah penyakit. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan selama enam kali di tiga kelompok tani. Masing-masing kelompok tani mendapatkan dua materi yaitu mengenai Perangkap Hama Likat Kuning dan Pestisida Nabati untuk Thrips. Metode yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan yaitu dengan metode ceramah dan simulasi. Sedangkan media yang digunakan antara lain power point dan leaflet. Tingkat adopsi petani dalam PHT cabai di Kecamatan Karangpawitan termasuk dalam kategori sedang dengan indikator pengetahuan responden termasuk dalam kategori sedang, sikap responden masuk dalam kategori rendah dan keterampilan respoden masuk dalam kategori sedang. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat adopsi petani dalam PHT cabai di Kecamatan Karangpawitan yaitu sebesar 77,0%. Faktor-faktor yang mempengaruhi secara signifikan pada tingkat adopsi petani dalam PHT di Kecamatan Karangpawitan antara lain ketersediaan informasi, sarana dan prasarana serta dukungan kelembagaan petani. Peningkatan tingkat adopsi petani dalam PHT di Kecamatan Karangpawitan melalui petak percontohan dilaksanakan dengan pengukuran keterampilan melalui pretest dan postest. Hasil analisis pengukuran keterampilan didapatkan bahwa terjadi peninkatan yang signifikan terhadap keterampilan responden. Sedangkan untuk analisis petak percontohan didapatkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata antara petak percontohan dengan perlakuan PHT dan dengan petak percontohan tanpa perlakuan PHT. Strategi peningkatan adopsi dalam PHT cabai di Kecamatan Karangpawitan dilaksanakan dengan meningkatkan ketiga faktor-fakor yang mempengaruhi tingkat adopsi yaitu (1) ketersediaan informasi (2) ketersediaan sarana dan prasarana (3) dukungan kelembagaan petani.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherPOLBANGTAN Bogoren_US
dc.subjectAdopsien_US
dc.subjectCabai Merahen_US
dc.subjectPengendalian Hama Terpaduen_US
dc.titleADOPSI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU (PHT) CABAI MERAH (Capsicum annum L.) DI KECAMATAN KARANGPAWITAN KABUPATEN GARUT PROVINSI JAWA BARATen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

  • D-IV
    Kumpulan Tugas Akhir Mahasiswa Diploma IV Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor Jurusan Pertanian

Show simple item record